Rabu, 08 Desember 2010

Virus

Virus

Pendahuluan
Sejarah penemuan virus dimulai tahun 1883 oleh A. Mayer, seorang ilmuwan Jerman. Ia melakukan penelitian tentang penyebab penyakit mosaik pada tembakau. Mayer menemukan bahwa penyakit mosaik tersebut menular ke tanaman tembakau lain ketika ia menyemprotkan esktrak daun tembakau yang  berpenyakit ke tanaman tembakau lainya. Jadi, Mayer berkesimpulan bahwa penyakit ini tersebut disebabkan oleh bakteri yang sangat kecil. Bakteri ini tidak dapat dilihat meskipun menggunakan mikroskop.
Pada tahun 1892, kesimpulan Mayer diuji kembali oleh Dmitri Iwanowski. Iwanowski menyaring ekstrak daun tembakau dengan saringan yang dirancang sedemikian rupa agar bakteri tidak lolos dan diperoleh filtrat daun tembakau. Tetapi hasilnya sama, ekstrak daun tembakau telah disaring, disemprotkan ke tanaman tembakau yang sehat tersebut tertular juga oleh penyakit mosaik. Jadi seperti halnya Mayer, Iwanowski berkesimpulan bahwa penyebab penyakit mosaik pada tanaman tembakau adalah virus.
Pada tahun 1898, seorang ilmuwan Belanda bernama Martinus W. Beijerinck melakukan pengamatan yang sama seperti yang dilakukan oleh Iwanowski. Beijerinck yakin bahwa metode Iwanowski sudah tepat. Beijerinck berpendapat bahwa ada agen penginfeksi pada  tumbuhan tembakau. Agen penginfeksi itu disebut virus lolos saring (filterable virus). Ia memberi nama tersebut karena dapat lolos dari saringan dan tidak dapat diamati dengan mikroskop cahaya. Lalu Virus lolos saring disingkat menjadi virus. Mayer, Iwanowski, dan Beijerinck dinobatkan sebagai penemu virus.
Ilmu yang mempelajati virus disebut virologi.
Penemu Virus :
 Adolf Mayer
 Dmitri Iwanowski
Martinus W. Beijerinck
Ciri Virus
Virus adalah partikel, bukan sel (aseluler), dan hanya menunjukkan ciri kehidupan jika berada dalam makhluk hidup lain (parasit). Virus berupa partikel disebut virion. Virus berukuran sangat renik dengan bentuk bulat, batang, polihedral, atau seperti huruf T. Struktur dasar tubuh virus terdiri dari asam nukleat dan selubung protein. Asam nukleat adalah pembawa informasi genetika, materi genetik berupa DNA atau RNA. Selubung protein (kapsid) adalah pembungkus asam nukleat. Kapsid tersusun dari subunit protein yang disebut kapsomer. Gabungan asam nukleat dan kapsid disebut nuklekapsid. Virus yang tidak memiliki sampul virus disebut sebagai virus telanjang.
Reproduksi Virus
Daur reproduksi virus dapat melalui siklus litik atau lisogenik. Daur reproduksi virus terdiri dari tahap pelekatan, penetrasi, sintesis dan replikasi, pematangan, pelepasan.
Tahap pelekatan adalah saat partikel virus melekat pada sel yang diinfeksi. Tempat pelekatan virus pada sel inang terjadi pada reseptor
Tahap penetrasi adalah tahap virus atau materi genetik virus masuk ke dalam sitoplasma sel inang.
Tahap replikasi dan sintesis adalah tahap terjadinya perbanyakan partikel virus di dalam sel inang. Sel inang dikendalikan oleh materi genetik dan virus sehingga membuat komponen virus, yaitu asam nukleat dan protein.
Tahap pematangan adalah tahap penyusunan asam nukleat dan protein virus menjadi partikel virus yang utuh.
Tahap pelepasan adalah tahap partikel virus keluar dari sel inang dengan memecahkan sel tersebut.
Klasifikasi
Virus diklasifikasikan berdasarkan jenis inangnya, yaitu virus bakteri, mikroorganisme eukariot, tumbuhan, hewan, dan manusia.
Virus bakteri adalah virus yang sel inangnya adalah sel bakteri. Virus bakteri disebut juga bakteriofage atau fage (Latin, phage = memakan).
Virus mikroorganisme eukariot adalah virus yang sel inangnya berupa sel mikroorganisme yang tergolong eukariot, seperti Protozoa dan jamur. Virus ini banyak mengandung RNA.
Virus tumbuhan adalah virus yang sel inangnya adalah sel tumbuhan. Virus ini juga banyak mengandung RNA.
Virus hewan dan manusia adalah virus yang sel inangnya adalah sel hewan atau manusia. Virus ini mengandung DNA atau RNA.
Virus yang Memberi Manfaat
Virus digunakan untuk kloning gen yang bermanfaat bagi kepentingan manusia. Contohnya, virus yang membawa gen untuk mengendalikan pertumbuhan serangga. Virus juga digunakan untuk terapi gen manusia sehingga diharapkan penyakit genetis, seperti diabetes dan kanker dapat disembuhkan.
Virus yang Merugikan
Virus yang menyebabkan penyakit pada manusia :
  • ·         Influenza virus, penyebab penyakit influenza (flu).
  • ·         Human immnunodeficiency virus (HIV), penyebab penyakit AIDS yang mematikan.
  • ·         Hepapatis virus, penyebab penyakit hepatitis B.
  • ·         Ebola virus, penyebab penyakit virus ebola yang mematikan.
  • ·         Measles virus, penyebab penyakit cacar.
  • ·         Polio virus, penyebab penyakit polio.
  • ·         Mumps virus, penyebab penyakit gondong.
  • ·         Herpes simplex virus, penyebab penyakit herpes.
  • ·         Human papillomavirus, penyebab penyakit kutil pada kulit.

Virus yang menyebabkan penyakit pada hewan :
  • ·         Rous sarcoma virus (RSV), penyebab tumor pada ayam.
  • ·         Virus penyakit mulut dan kaki pada sapi.
  • ·         Virus penyakit tetelo (New castle disease)  pada ayam
  • ·         Rhabdovirus, penyebab rabies pada anjing, monyet, kucing, dan juga manusia.

Virus yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan :
  • ·         Tobacco mosaic virus (TMV), penyebab penyakit mosaik pada tembakau.
  • ·         Citrus leprosis virus (CiLV), penyebab penyakit pada jeruk
  • ·         Virus tungro pada tanaman padi

Pencegahan Virus
Tindakan pencegahan serangan dari virus adalah pemberian vaksin. Vaksin adalah suatu zat yang mengandung mikroorganisme patogen yang sudah dilemahkan. Pemberian vaksin akan memberikan kekebalan tubuh secara aktif.
Contoh-contoh Vaksin :
  • ·         OPV atau vaksin polio
  • ·         Vaksin rabies
  • ·        Vaksin hepatitis B
  • ·         Vaksin influenza
  • ·         Vaksin cacar
  • ·         Vaksin MMR untuk cacar, gondong, dan campak

3 komentar:

WeHeartBiology mengatakan...

Menurut Poul tentang pelajaran ini, virus ditemukan oleh Adolf Mayer, Dmitri Iwanowski, dan Martinus W. Beijerinck. Virus adalah partikel bukan aseluler. Virus reproduksi dengan cara lisogenik dan litik. Virus ada keuntungan bagi manusia sekaligus ada kerugian bagi manusia, hewan ,dan tumbuhan. Pencegahan serangan virus dengan cara pemberian vaksin.

WeHeartBiology mengatakan...

Post kami tentang virus ini berisi banyak sekali informasi tentang virus. Sering kali kita berpikir kalau virus itu selalu merugikan, namun ternyata tidak. Beberapa virus justru membawa banyak manfaat untuk manusia, yaitu untuk mengobati penyakit genetis, seperti diabetes dan kanker dengan melakukan kloning gen.

Virus ditemukan oleh 3 ilmuwan, yaitu Adolf Mayer, Dmitri Iwanowski, dan Martinus W. Beijerinck. Penjelasan lebih lanjut tentang virus terdapat dalam post diatas. (Seulgi Y. S)

WeHeartBiology mengatakan...

Dari pemberlajaran bab ini kita membahas mengenai virus secara lebih jelas mulai dari penemu virus , penemuan virus dimulai tahun 1883 oleh A. Mayer, seorang ilmuwan Jerman. Ia dapat menemukan virus yang dikarenakan ia melakukan penelitian tentang penyebab penyakit mosaik pada tembakau.
Kita juga dapat mempelajari ciri-ciri yang dimiliki virus bahwa virus merupakan sebuah partikel, dan hanya menunjukkan ciri kehidupan jika berada dalam makhluk hidup lain. Virus juga berkembangbiak melalui siklus litik atau lisogenik. Daur reproduksi virus terdiri dari tahap pelekatan, penetrasi, sintesis dan replikasi, pematangan, pelepasan.
( Shierly Jean )

Poskan Komentar